5 Cara Melatih Kesabaran Orangtua Dalam Mendidik Anak

Written by Zedan on October 20, 2020 in Agar anak cepat tinggi with no comments.

Selain itu, berkumpul dengan orang-orang sabar tentunya akan membuat kamu ikut terbawa dan kamu pun jadi ikut berperilaku positif. Kamu juga akan mendapat banyak perspektif dan ilmu baru terkait berlaku sabar yang akan membuatmu menjadi lebih bijaksana. Dengan menjadi pribadi yang ikhlas, kamu akan mampu pasrah atas segala kondisi kehidupanmu tanpa terlalu terbebani atas tuntutan orang lain. Selalu bersyukur dan ikhlas akan membantumu melihat hikmah dari segala persitwa dalam hidupmu. Saya pernah baca sebuah buku non-fiksi berjudul Bringing Up Bebe, yang menjelaskan tentang cara orang Prancis membesarkan anak-anak mereka.

Lebih mudah lagi, yuk coba biasakan kebiasaan bersabar melalui mainan yang dimainkannya seperti pengalaman Mommry Apriyani di atas. Dan buat Mommy yang pengen punya mainan seperti milik Mommy Apriyani yuk klik aja langsung linknya di sini. Mama harus bisa menenangkan kondisi anak terlebih dahulu, beritahu anak bahwa setiap orang pernah berbuat kesalahan. Saat anak mulai tenang, beritahu untuk tidak melakukannya lagi serta memaafkan kesalahan yang ia perbuat. Rasa syukur yang Mama tanamkan tersebut tentunya membuat Mama akan lebih mudah berdamai dengan keadaan dan bisa menerima kekurangan serta kelebihan anak. Dengan begitu akan timbul rasa sabar dalam diri untuk menjaga dan mengajarkan kebaikan pada anak.

Salah satu cara yang efektif untuk anak untuk menumbuhkan kesabaran dan pengendalian diri adalah dengan mencoba usaha baru yang memerlukan banyak waktu dan ketekunan. Kegiatan tersebut bisa saja dengan mengikutsertakan anak untuk kursus seperti belajar biola, piano, lukisan atau bermain basket. Membacakan buku cerita juga mengajarkan anak untuk bisa bersabar untuk mengikuti alur cerita dan mengetahui akhir ceritanya; ini dapat membantu memupuk konsep kesabaran dan aktif mendengarkan. Berpartisipasi dalam kegiatan kelompok dan bermain permainan yang melibatkan urutan seperti monopoly akan mengajarkan mereka untuk menunggu giliran mereka. Itulah aktivitas seru untuk menanamkan sikap sabar pada anak. Meskipun tidak mudah, asal konsisten si kecil pasti bisa menerapkan hal tersebut dalam kesehariannya.

Permainan tradisional ini terlihat simpel, tetapi ada nilai positif yang bisa anak-anak ambil. Anak-anak bisa melatih kecerdasan mereka saat mencari tempat persembunyian. Mereka juga belajar untuk teliti dan hati-hati saat bertindak. ILUSTRASI. Mulai tergerus zaman, ini permainan tradisional yang sarat nilai positif. Setiap orang pasti pernah dihadapi persoalan atau masalah yang sulit nan pelik. Saat berada di posisi itu, kamu hendaknya tidak lantas menyerah dan lari dari permasalahan.

Mencari tahu berarti Anda memberikan kesempatan bagi anak untuk bercerita mengenai diri mereka. Salah satu contohnya, kita dapat belajar dari usaha para relawan Tzu Chi pada gempa bumi Turki tahun 1999. Pada saat itu banyak yang berpikir bahwa Tzu Chi seharusnya memusatkan pemberian bantuan untuk kesejahteraan warga Taiwan dan bukannya memberi perhatian pada bencana-bencana di negara lain. Ketika relawan Tzu Chi turun ke jalan-jalan untuk menggalang dana, mereka sering menemui bermacam respon negatif. Dari sini, kemampuan otak anak untuk memecahkan masalah akan semakin terasah.

Melatih kesabaran pada anak

Untuk mempermudah anak belajar mandiri, orang tua dapat membantu anak dengan membuat lingkungan menjadi ramah anak. Ibadah puasa memiliki berbagai macam manfaat dan hikmah bagi umat muslim, tidak terkecuali bagi anak di usia dini. Meski ibadah puasa bersifat tidak wajib bagi anak yang belum baligh, berlatih melakukan ibadah puasa dapat berguna bagi perkembangan diri anak. Berikut adalah manfaat melatih si Kecil berpuasa yang dikutip dari berbagai sumber.

Mereka tetap dapat dengan tulus hati menghormati, berpengertian, dan bersikap sopan, tanpa perlu diingatkan untuk menahan diri. Ini semua sangat wajar dan mudah bagi mereka untuk dapat menjadi sangat bertoleransi. Tak heran anak yang terbiasa bermain puzzle akan lebih fokus dan mampu berkonsentrasi dalam waktu lama.

Kecuali untuk sesuatu yang urgen dan mendesak seperti lapar, haus, atau pup, maka orang tua harus bergegas memenuhi permintaannya karena menyangkut kebutuhan fisik (hajat al-‘udwiyah). “Anak-anak perlu diberi kesempatan untuk mencoba agar mereka tahu bahwa mereka bisa. Bila orang tua selalu menggerakkannya, ia hanya akan jadi boneka.” “Ketika kau lelah dalam mendidik anak, maka beristirahatlah. Jangan paksakan semuanya untuk selesai hari ini.” “Mencintai anak tidak cukup, yang terpenting anak sadar bahwa mereka dicintai oleh orang tuanya.” Mereka memiliki hati, pikiran, dan pendapat sendiri serta menginginkan kebebasan.

Comments are closed.